Tuhan tidak pernah berjanji akan mengabulkan semua apa yang kamu inginkan. Tapi Tuhan akan memberikan apa yang kamu butuhkan. "Menikahlah sama Abi. Aku ingin lihat Abi bahagia!" Lidya benar-benar tak mempercayai apa yang didengarnya. Salwa memintanya untuk menikah dengan Abi, laki-laki yang selama ini memberinya kenyamanan. "Ka-kamu ngomong apa sih, Sal?" lirih Lidya. "Aku serius, Lid." Lidta tersenyum tipis dan mencoba melepaskan tangannya dari genggaman tangan Salwa. "Maaf, Sal. Aku nggak bisa!" "Kenapa?" tanya Salwa dengan nada menuntut. "Bukannya kamu pernah suka sama Abi?" Lidya tak bisa mengelak tapi ia tak bisa menjawab. Diam adalah pilihan terbaik saat ini. Lidya memahami posisi Salwa. Hatinya pasti terluka saat mengetahui bahwa ada orang yang juga menginginkan Abi. Akhirny

