Angkringan Bude Sri

1696 Words

Angin berembus sepoi-sepoi malam ini. Dedaunan dari pohon-pohon di halaman luas milik keluarga Diana satu persatu berguguran terkena terpaannya. Diana pun berdiri lalu menarik nafasnya dalam kemudian mengulurkan tangannya pada Rama sembari berkata, “Cari makan yuk mas, aku masih laper.” Tanpa pikir panjang tangan Rama terulur menyambut perempuan itu. Ia mengiyakan ajakannya. “Kebetulan emang belum kenyang sih.” Diana terkekeh. “Belum kenyang apa emang masih laper mas?” “Hahaha, emang sama ya?” Perempuan itu mengangkat kedua sudut bibirnya sedikit menanggapi candaan Rama seraya berjalan mendahuluinya. Kakinya menuntun mereka dari arah rumahnya hingga tiba di ujung jalan ke sebuah tenda angkringan. “Aku kira di tempat sepi kaya gini enggak bakal ada yang jualan. Rupanya ada angkringan,”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD