27. Masih Tertawan Di Penthouse

1783 Words

Vena masih belum sanggup melepaskan kedua pergelangan tangannya dari cengkraman tangan Adam. Namun, tiba-tiba, “Plak! Plak! Plak!” Dengan cepat, Adam menggerakkan tangan Vena untuk menampar wajahnya sendiri. “Maafkan aku, Vena. Aku benar-benar dalam pengaruh minuman. Aku tidak sadar dan tidak bisa menguasai diri. Sungguh, aku tidak bermaksud melakukan itu padamu.” “Oh, pintar sekali kamu. Kamu memang pandai mencari kambing hitam agar tetap terlihat baik di mataku, ‘kan! Aku bisa membaca pikiran pria semacam dirimu, Adam. Jangan coba-coba mengelabuhi aku!” tegas Vena. “Tidak ada alasan kamu semalam tiba-tiba minum, minuman tidak bermanfaat itu. Lalu mengapa kamu meminumnya? Atau memang kamu sengaja agar bisa melakukan itu padaku dan kamu tidak disalahkan?” tuduh Vena lagi. “Plak! Plak! Pl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD