Setelah minum cukup lama dan merasa agak pusing, tiba-tiba Adam teringat dengan Vena. “Vena! Bagaimana aku bisa melupakanmu?” Adam kemudian bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan begitu saja minumannya di island berjalan melintasi ruangan rumahnya yang luas menuju balkon dengan kepala agak berat, langkah kaki sedikit sempoyongan. Setelah mendapat kabar tentang Greta dari Fabio melalui telepon tadi, Adam menjadi tidak tenang. Perasaannya dilanda gelisah lalu lari pada minuman yang tidak baik untuk kesehatan itu. Adam sampai lupa bila di luar sana di balkonnya, Vena sedang menunggu dirinya. Tiba di balkon, angin bertiup sangat kencang. Kilat juga mulai menyambar-nyambar. Adam menghampiri Vena yang sedang berbaring di kursi panjang. “Hehh, bahkan dengan cuaca seburuk ini pun kamu

