23. Penampilan Perdana dan Reaksi Adam

1468 Words

Langkah Fitria terhenti di tengah pintu. Karena tiba-tiba pak Bara muncul dan menghalanginya. Menatapnya tajam dan teguh berdiri di tempatnya. Fitria mengangguk memberi hormat. “Selamat sore, Pak,” ucapnya, agak gugup. “Aku yang menunjuk Vena untuk menjadi penyanyi di kafe ini sekarang. Kamu jangan asal menuduh orang bila tidak ada bukti yang jelas, Fitria,” tegas pak Bara, tidak membalas salam Fitria. Pria itu justru langsung menyambung ucapan Fitria tadi. Fitria terkejut lalu tertunduk setelah mendengarkan ucapan bosnya itu. “Menuduh tanpa bukti yang kuat, itu perbuatan yang sangat keji. Kehidupan seseorang bisa hancur karenanya. Jadi berhati-hatilah dalam berbicara,” lanjut pak Bara kemudian. “Aku tahu kamu dan kita semua penghuni kafe ini merasa sangat kehilangan atas musibah ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD