BAB 14

1523 Words

“Gue balik duluan ya,” ujarku ke beberapa teman yang masih asik bertukar cerita dan canda. “Kita mau jalan, Nda. Lo nggak ikut?” balas Alya. Aku menggeleng. “Gue nggak bisa.” “Yaaah! Nggak seru ah," timpal Alya lagi. “Next time, maybe. Gue sudah ada janji lain soalnya," jelasku. “Lo punya cowok baru?” Alya tampak penasaran. Memang ada-ada saja prasangka temanku itu. “Nggak,” jawabku. “Gue antar boleh, Nda?” tanya Haikal. “Usaha terooos!” seru Alvan. “Nggak usah, Kal. Gue bawa mobil kok,” tanggapku sambil menyampirkan tas ke bahu. “Beneran nih? Nyesel lo nggak ikut!” ujar Alya lagi. Aku menyunggingkan senyum. “Bener. Have fun kalian. See you on Monday, guys.” “Hati-hati, Nda,” timpal Haikal. “Padahal gue bersedia banget lho nggak ikutan nongkrong sama monyet-monyet ini demi ngan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD