Sentuhan Kecil

1017 Words

Keesokan harinya, Kayla terbangun dengan mual-mual hebat seperti biasa. Ia berlari ke toilet, tubuhnya merosot. Bu Ami dengan sabar menepuk-nepuk punggung Kayla dengan lembut. ​"Sabar, ya," ucapnya menenangkan. ​"Sampai berapa bulan sih, Bu, kayak gini?" keluh Kayla, suaranya parau. ​"Empat bulan," jawab Bu Ami. ​"Masih lama. Capek, Bu," ucap Kayla sambil mencuci muka. Wajahnya merah dan lelah. ​Ia duduk di sofa, memandangi hamparan kebun teh di luar. Udara yang sangat segar membuat Kayla mendadak ingin berjalan-jalan. Ia mengenakan jaketnya, mengikat rambutnya, dan bersiap pergi pagi itu. ​Namun, kedua bocah itu tiba-tiba terbangun dan menegurnya. ​"Kak, mau ke mana?" tanya Evan, matanya masih mengantuk. ​"Mau jalan-jalan. Jajan gorengan," jawab Kayla. ​"Ikuttt!" seru mereka sere

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD