Di tempat rekreasi, Kayla hanya diam, menatap Evan dan Zayden yang asyik main kejar-kejaran dengan Bu Ami. Ia merasa sangat tidak nyaman, bahkan mual, namun ia menahannya. "Kamu nggak apa-apa?" tanya Arhan sambil menyodorkan minuman dingin. Kayla tak mau menerimanya. Pandangannya hanya lurus ke depan. Arhan duduk di samping Kayla, namun dengan jarak yang cukup jauh. Ia menaruh minuman itu di bangku, di antara mereka. "Kamu akan di sini sampai anak kamu lahir?" tanya Arhan. Kayla tak menjawab. "Ada masalah apa dengan cewek yang bernama Laras?" tanya Arhan lagi. "Bukan urusanmu," jawab Kayla ketus. "Urusan aku juga, karena kamu istri aku," balas Arhan tegas. "Cuma sampai anak ini lahir, kan?" balas Kayla, mengingatkan perjanjian. "Tetap saja kamu tanggung jawab aku," ujar Arhan, su

