Di kantor, Arhan langsung menuju ruang meeting. Hari itu ia sangat sibuk. Usai meeting, Arhan mengecek produk dan pendapatan penjualan. Tak lupa, ia pun mengecek barang yang datang dari Paris. Ia menghela napas, lalu melihat kembali video CCTV orang yang membakar rumah Kayla. Sesuai dugaan Arka dan ancaman Laras, Arhan pun melaporkan Laras siang itu. Laras ditangkap siang itu juga, namun ia bersikap tenang dan tidak mau mengaku. Ia didampingi pengacaranya. "Saya di rumah Tante saya. Nggak mungkin saya bakar rumah Kayla," ucapnya tenang. "Tapi dalam video Anda mengancam Kayla, dan besoknya terjadi kebakaran," kata seorang Polisi. "Saya cuma ngancam saja, Pak," ucap Laras kesal. "Bukti-bukti sudah ada. Tinggal menunggu pelapor datang," ujar Polisi itu. "Aku nggak mau masuk se

