Merayu

1188 Words

Ponsel di genggaman Arhan terus menunjukkan layar percakapan yang terasa dingin. Jemarinya dengan cepat mengetik pesan, mencoba mencari kejelasan di tengah rasa panik yang merayap. Arhan: Kamu di mana, Kayla? Kenapa pergi begitu saja? Tak butuh waktu lama, balasan singkat muncul, namun isinya mampu membuat jantung Arhan seolah berhenti berdetak. Kayla: Urus saja Laura, Mas. Arhan: Apa? Kayla, kenapa kamu bicara seperti itu? Aku salah apa? Kayla tak lagi membalas. Ia membiarkan ponselnya tergeletak, membiarkan Arhan tenggelam dalam kebingungan dan merenungi setiap detail sikapnya di rumah Laura tadi. Ia ingin Arhan sadar bahwa luka yang tak berdarah terkadang jauh lebih perih. Di dalam ruang perawatan, Kayla menatap Arka dengan tatapan memohon sekaligus mengancam. "Kalau dia tanya sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD