Usaha Genta untuk dekat dengan Kanika masih jalan di tempat. Seperti beberapa hari lalu, ia justru diusir dari depan poli saat akan menanyakan pada Kanika kenapa dirinya tidak check up. Genta masih belum menyerah, ia masih akan tetap terus berusaha untuk mendapatkan apa yang di inginkannya, yaitu menikahi Kanika secepat mungkin. Hari sudah menjelang Maghrib, langit sudah berubah warna menjadi jingga. Genta keluar dari lobby rs menuju parkiran sambil menenteng plastik dari toko pisang goreng madu terenak se-Jakarta yang menjadi langganannya setiap order dengan ojek online. Suasana parkiran sepi, Genta tak langsung ke parkiran mobil melainkan parkiran motor. Dicarinya motor yang sudah ia hafal, ia menggantungkan plastik tadi di gantungan motor dan segera berlalu dari sana. "Semoga kamu

