"Lo lihat Chiara, nggak?" tanya Hailey kepada salah satu teman sekelasnya yang tersisa. Kelas sudah berakhir tiga puluh menit yang lalu. Dan selama waktu itu Hailey duduk santai sambil menghabiskan donat pemberian Henry seraya menonton drama Korea. Sangat santai untuk ukuran di kampus karena kelasnya hanya sekali saja. "A-aku nggak tahu," jawabnya dengan kepala menunduk memainkan bolpoin di atas meja. Hailey yang terdistraksi mendadak menolehkan kepalanya. "Lo ... Ibelia. Kenapa? Nama lo Ibelia—" "Ibel saja," potong perempuan dengan kacamata kotak membingkai matanya yang jernih. "Oh ... okay." Hailey sedikit tergagap karena sergahan secepat kilat perempuan di sebelah kursinya. "Lo mau donat? Sisa dua, ambil aja kalau mau." "Terima kasih, Hailey." "Aneh," batin perempuan itu, padahal

