Satu jam lebih El Bara menunggu, Ia masih setia duduk di sana, tak ayal berdiri mondar mandir dengan rasa gelisah, kemudian duduk lagi. Hatinya tak karuan, fikirannya kacau, hanya Ariana memenuhi isi fikirannya. batinnya terus merapalkan do'a atas keadaan Ariana yang akan baik-baik saja. "El Bara... " terdengar suara seorang wanita memanggil namanya. Rupanya, Nayara datang dengan El Nino, Malik dan juga Ibra, mereka kebetulan bertemu di tempat parkir Rumah Sakit. Malik dan Ibra diberitahu oleh Nayara saat mendapatkan kabar kecelakaan Ariana saat itu juga. El Bara menoleh ke arah suamber suara, berdiri dan menyambut Nayara yang hendak memeluk dirinya. "Sebenarnya ada apa, El Bara? Ariana kecelakaan apa? Kenapa bajumu banyak sekali darah? Kau baik-baik saja." Nayara terus saja melayangkan

