Ketika kau mampu menahan amarah dengan ketenangan, maka akan ada jalan di depannya. Sedangkan jika sebaliknya, maka kemarahanmu akan melahap dirimu sendiri. ... El Bara memarkirkan mobilnya di depan UGD salah satu rumah sakit, Ia segera turun dan masuk kembali ke pintu belakang mobil dengan wajah panik. Diangkatnya wanita setengah sadar yang dipenuhi dengan simbahan darah segar di bagian tertentu. Didekapnya lalu dibawanya tibuh wanita yang tak berdaya itu ke dalam ruangan tersebut. Salah satu perawat pria menyambut segera dengan ranjang dorong. Diletakannya wanita itu dengan hati-hati. El Bara Ikut mendorong serta tak henti-hentinya merapalkan do'a dalam hati, agar wanita yang ada di depannya baik-baik saja. "Bertahanlah, Ariana. Kau harus tetap sadar." Tak terasa wajah pucat El Bara

