Bab 66

1434 Words

“Gak sanggup apa-apa, lemas banget,” keluhku merasa tak bertenaga. Entah sudah hari ke berapa aku masih saja di atas kasur. Dikasih makan tak sanggup untukku mengunyah, bahkan yang kulakukan hanya mondar-mandir ke kamar mandi. “Iyan, aku nyerah. Tega banget kamu bikin aku kayak gini,” omelku lagi. Suara sudah mode rendah. Bisa bernapas saja sudah syukur Alhamdulillah. Kenapa aku hamil malah semakin menderita, sedangkan yang lain malah kegirangan? “Mau nyerah sayang loh udah jalan 6 minggu,” ujar Zayyan duduk di sisiku. Mengusap lenganku lalu menarik sedikit hingga aku terbangun. Dengan cepat dia meletakkan bantal di punggung sebagai pengganjal agar aku bisa bersandar dengan nyaman. “Kalau kayak gini, 7 bulan aku langsung Caesar aja deh.” “Gak boleh gitu. Kasihan anak kita … daripada ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD