Bab9

1087 Words

"Dari mana saja kamu? Jam segini baru pulang. Apa kamu gak ingat, kalau kamu punya suami?" "Maafkan aku, Sayang. Tadi aku bertemu dengan temanku. Keasyikan ngobrol jadi lupa," ucap Erika sembari menghampiri sang suami. Suaminya pasti akan baik kembali, jika dia bermanja-manja. Tapi tidak untuk malam ini. Alvaro masih terlihat dingin. Dia menolak Erika ingin memeluknya. "Kamu ini kenapa sih? Kenapa sikap kamu berubah seperti ini? Aku yakin pasti ada sesuatu yang kamu rahasiakan dari aku." Erika terlihat marah, menatap Alvaro sinis. "Tidak ada. Hanya saja aku kecewa padamu," jawabnya. Erika tak percaya begitu saja. Dia dapat melihat gerak-gerik Alvaro yang mencoba mengalihkan. Tak ingin berdebat. Erika pun memilih langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi. Tubuhnya terasa lengket. "M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD