Bab 19. Tamu Tak Diundang

1170 Words

Anggun benar-benar tidak menyangka jika Kevin telah menjadi kekasihnya. Cinta yang ia kira bertepuk sebelah tangan kini mendapatkan balasan. Perempuan itu menopang dagunya di depan meja rias kecil yang ada di kamarnya. Senyum terus terukir sejak bangun tadi. “Woi! Ngalamun aja pagi-pagi mana sambil senyum-senyum lagi. Jangan-jangan kamu udah gila,” ujar Leoni sambil menepuk bahu Anggun membuat perempuan itu mencebikkan bibirnya. Anggun berdiri berhadapan dengan Leoni. Masih dengan senyuman yang tak pudar ia menangkup pipi sang sahabat. “Le, katakan ini bukan mimpi Kevin sudah menjadi pacarku.” “Sakit, Anggun! Astaga punya sahabat begini amat. Kayak orang nggak pernah merasakan jatuh cinta. Emang dulu sama mendiang suami gimana?” tanya Leoni setelah berhasil melepaskan dari tangan Anggun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD