Bagian kelima

1500 Words
PART 5|BERTEMU SANG RAJA “Kapan kami akan sampai ya? Setelah melewati beberapa lorong yang nampak hanyalah tembok buta, aku sudah mulai letih karena tidak makan. Huhhh, dasar menyebalkan! Aku memang tidak terlalu suka bangunan yang harus melewati  lorong panjang, atau bangunan sebagainya yang hampir sama seperti labirin ini! Ketus Visel. Jangan terlalu tergesa gesa.”Kita sudah sampai, ayo masuk! Aku akan memperkenalkan diri kalian kepada Yang mulia Raja Peter, Tomy membuka lebar pintu. Dari arah aula istana, terdengar suara yang sangat ramai dan ribut. Sekejap semua orang mengalihkan pandangannya menghadap kami dan mulai menghentikan aktivitas masing masing yang tadinya asyik melakukan sidang untuk melakukan perlawanan dengan Cisen . Tidak terkecuali Raja Peter dan Ratu Lucy ikut mengalihkan pandangannya pada kami’dan membuat suasana lengang sejenak. “Duhhh....gila nih!Aku malu Vril, ditatapin semua orang! Lagi lagi Visel yang berada di belakangku mulai mengomel dan menyembunyikan wajah nya yang ketakutan di hadapan semua orang. “Mereka ini siapa Tomy? Kenapa kau memasukkan orang yang tak dikenal ini, sepertinya aku mengingat tidak ada rakyat ku yang berwajah seperti orang pengembara ini! Apa kau sudah memastikan bahwa orang ini tidak berisiko’kan untuk Kerajaan kita! Raja Peter dengan gagah dan tegas berdiri dari duduknya. “Pastinya aku sudah memeriksanya terlebih dahulu Yang mulia. Namun kabar ini akan membuat perasaan Yang mulia akan senang sekali yang selama ini tidak dikira, 100 % pastinya semua akan bergembira. Avril mulai mendekati dan berdiri di depan Raja Peter atas perintah Tomy’sang kepala penjaga istana. Apa yang akan terjadi? Gumam Visel dalam hatinya, sedangkan Skan kelihatannya santai di pantai dan tidak memperdulikan Visel yang sedang ketakutan, bahkan dia menahan tawanya sangkin melihat keadaan Visel.”Huhhh...dasar menyebalkan! Visel melotot tajam ke arah Skan. “Maksudmu apa? Apa yang sedang terjadi? Ratu Lucy mulai bangkit dari duduknya. Sementara itu semua orang yang berada di tempat itu terkekeh. Dan merasa jengkel. “Sebenarnya Putri Yang mulia, Putri Avril masih hidup dan dia sekarang berada di hadapan Yang mulia ! Tomy menunjuk jarinya ke arah Avril. Semua orang tercengang mendengar penjelasan Tomy, bahkan Peter menganggap kalau Tomy sedang bercanda.”Dari mana kau tau hal itu Tomy? Ohh.. jangan bergurau saja! Peter merasa jengkel, karena selama ini dia tau bahwa Putrinya telah mati atas kejadian yang terjadi 15 tahun yang silam. Masalah ini aku tidak akan pernah bercanda Tuanku, aku memiliki bukti yang sangat kuat dan sangat akurat! Semua ruangan mulai di penuhi suara perbincangan membahas akan hal itu. Sementara Ratu Lucy mulai turun dan mendekati Avril yang berada tidak jauh dari Visel dan Skan. “Apa itu benar Nak’kau itu putriku? Karena setiap Putri kerajaan ini maupun Putra selalu di beri pertanda seperti benda kalung, maupun cincin. Sehingga jika ada yang hilang dengan tanda itu kami lebih mudah mencarinya. Dan ketika aku melahirkan Putri ku Avril yang telah diculik ketika Cisen membuat kerisuhan aku memberikan kalung padaya. Oleh karena itu jika kau Putriku’ kau harus memberikan bukti kalung itu yang di beri simbol kerajaan! Ratu Lucy menjelaskan nya, dan seketika Raja Peter dan semua orang mulai diam dan menatap ke arah Avril yang perlahan mengambil sebuah benda dari lehernya yang tertutupi oleh perisai di lehernya. “Ini dia yang Mulia! Avril dengan cepat menunjukkan kalung nya dan semua orang pun bengong tercengang melihat kejadian yang sedang ada di depan mata masing masing. “Astagahh....! Dia benar Peter, ada simbol kerajaan di kalungnya dan ini memang kalung Avril yang kuingat! Ternyata Putri kita masih hidup,tidak bisa dipercaya!!! Lucy menoleh ke arah Suami nya dan segera merangkul Avril, begitu juga dengan Peter yang segera turun menyambut Putrinya yang akan menjadi pewaris sah kerajaan Calfor. “Baik sekarang ayo kita, menyambut kedatangan Tuan Putri kita”Avril”! Seru Tomy dan membuat suasana menjadi hidup. “Aku tidak percaya kalau aku akan bertemu dengan orang tua asliku Bu! Cetus Avril dan semakin mengeratkan pelukannya.Visel dan Skan hanya bisa melihatnya dengan tatapan sedih, mereka tidak memiliki orang tua lagi! Sungguh memilukan;.Namun walau begitu’Avril tidak melupakan ke dua saudaranya yang selama ini hidup dan bertualang bersama. Hidup Putri kami,Putri Avril!......yahuuuu,....horeeee Terdengar suara sorakan Semua orang dengan gembira  “BU, perkenalkan dua saudara ku yang ada di pojok itu! Mereka lah yang selama ini telah setia hidup,bersama denganku. Bahkan mereka yang sudah menyelamatkanku yang telah terdampar di hutan dengan bantuan Abel, ibu yang selama ini ku kenal namun setelah kebenaran di beri tahukan bahwa aku adalah anak kalian. Namun Abel sangat menyayangi ku! Oleh karena itu,izinkan ke dua saudaraku juga ikut tinggal disini bersama kita! Abel telah mati ketika kami melewati jembatan yang sudah tua itu menuju kemari! Jelas Avril dengan pengharapan. “Dengan senang hati, pasti kami akan menerimanya disini sebagai balasan  terima kasih kami kepada siapa yang telah menyelematkan nyawa Putri ku! Peter tertawa bangga di sambut tawaan Avril. “Apa kau menangis Skan? Dasar ngapain harus nangis, di tempat begini! Ucap Visel dengan santai,seketika Skan menelan air ludah dan mulai menghampiri Avril. Aku harus bagaimana sih’dasar Visel tukang kebul! Skan seperti mengomel,dan kini sudah berada di samping Avril dan Visel tidak tahan jika ditinggalkan sendiri segera menyusul sang kakak.”Perkenalkan Yang mulia; Nama ku Skan, dan ini adikku bernama Visel. Skan mulia membungkuk namun Visel masih aysik menertawakan sifat Skan yang tidak masuk akal baginya, dan sangat lucu. Skan segera menarik tangan Visel dan kembali menunduk setelah itu Visel mengikuti apa yang dilakukan Skan.“Ayoo...apa yang kau lakukan. Tidak sopan tau! “Aku sangat berterima kasih kepada kalian terutama Orang tua kalian yang telah menyelamatkan Putriku. Sebagai imbalannya aku akan mengangkat kalian sebagai anggota kerajaan ini, dan kalian akan tinggal dan akan mendapatkan fasilitas hidup yang cocok kepada kalian! Tapi, omong-omong orang tua kalian dimana? Peter justru balik bertanya kepada Skan  “Ayah kami telah wafat ketika kami masih kecil, kira-kira kami masih ber umur satu tahun sebelum kami kami menemukan Avril yang terdampar, dan ibu kami...huhhh, Skan sedikit ,mengambil nafas dengan berat.”Ibu kami meninggal saat kami menuju kemari, Ibu tenggelam ketika melewati jembatan dan tertimpa oleh kayu yang sudah rapuh! “Aku turut berduka atas kejadian Ibu kalian! Sekarang ayo kita sarapan, mungkin kalian sudah lapar’bukan begitu? Tomy tolong atur semua acara ini, dan jika sudah pukul sebelas malam, semua nya bisa pulang. Aku ingin sarapan bersama Putriku! Raja Peter yang tadi masih berbicara bersama Tomy, sekarang sudah berlalu di antara pintu-pintu kerajaan menuju ruang makan yang disusul oleh Raja Lucy, Avril dan ke dua saudara angkat nya. Tomy mengangguk dengan khas wajah santai nya dan mulai kembali duduk. Usai sampai di tempat makan, Avril dan yang lainnya segera mengambil posisi masing-masing dan mulai menghantam makanan yang tersedia di atas meja. “Ayo makan yang banyak dong, kalian pasti lapar kan? Seru Lucy.”Pasti Yang mulia! Ini sangat cocok dengan selera ku,habis tadi ingin mati dengan perut kosong. Dan terima kasih karena sudah menyiapkan makanan kepada kami! Spontan Visel mengucapkan kata katanya tanpa mencermin dahulu  Lantas semuanya tertawa mendengar ucapan Visel yang sudah menghantam dua piring roti gandum dengan sekejap, sedangkan Avril hanya menghabiskan dua roti gandum dan mengisi perutnya lagi dengan buah. “Kau harus menjaga harga dirimu’Sel...ini bukan rumah kita, ini Kerajaan dan kita makan bersama Ratu dan Raja yang pastinya belum pernah kita alami. Dan kau harus menjaga tubuhmu agar tidak gemuk! Skan berbisik kepada Visel dengan suara yang sangat kecil. Visel mengangkat bahunya dan tertawa”Apa salahnya? Begitulah arti dari mimik wajah Visel . “Huhhuhhhh....dasar keras kepala! Ucap Skan dengan geram. “Sudah berhenti...jangan biasakan berantam! Raja Peter akhirnya bersuara membelah perdebatan antara Skan dan Visel. “Baiklah aku sudah kenyang dan ingin istirahat, ayo sayang ibu akan menunjukkan Kamar mu dan ke dua temanmu itu! Dan kau harus mandi dulu nanti sebelum tidur setelah itu ganti pakaianmu yang sudah tersedia di lemari kain! Lucy mulai bergegas berdiri dan beranjak naik ke atas melewati tangga menunjukkan kamar Avril yang disusul oleh Avril,Skan dan Visel yang terbirit-b***t mengikuti karena terlalu banyak makan, bahkan dia masih mengambil dua roti lagi dan memakannya. Namun walau begitu,tubuh Visel tetap ideal. Peter sudah mulai beranjak masuk ke kamarnya. “Baik, Avril ini kamarmu ya sayang, dan kalian berdua’kamar kalian ada di pojok itu! Ucap lucy dan mulai beranjak turun untuk istirahat, setelah Avril masuk ke kamarnya dan ke dua temannya. Waktu terus berjalan, seketika di aula istana Tomy sudah mulai memberikan perintah seperti yang dikatakan Peter, Penguasa Kerajaan Calfor. Sejenak Tomy berseru ketika  telah melihat pukul sebelas malam.”Baiklah sekarang sudah waktunya pulang atas perintah Raja Peter;wahai rakyat Calfor. Sejenak semua nya lengang, seakan tau apa yang harus dilakukan. Semuanya hanya mendengus pendek dan mulai keluar dari pintu menuju gerbang satu per satu. Setelah semuanya keluar tidak ada lagi satupun ynag tersisa di ruangan tersebut,kecuali Tomy yang mulai beranjak menutup pintu dan juga gerbang. Lekas itu Tomy mulai menyuruh anak buahnya agar berganti untuk menjaga Kerajaan salah satunya di gerbang. Tomy  beranjak masuk dan istirahat.                                                    
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD