Bagian ke-enambelas

1412 Words
PART 16|MORGAN TERPERANGKAP. “Hei’ sebenarnya kita mau ke mana? Kau tidak akan membuat ku tersesat kan? Jika kau tersesat kau masih bisa pergi dengan wujud Taghayul mu! “ Kenapa kita malah menuju air terjun? Apa kau merencanakan sesuatu’ Ellie? Morgan komat-kamit dan mulai curiga saat Ellie membawa nya ke sebuah air terjun. “Heh’ kau bisa gak diam? Ellie memelotot tajam kepada Morgan. “ Bodoh, siapa yang mau merencanakan sesuatu kepadamu! Bentak Ellie. “Wait. Ellie tunggu. Tunggu sebentar! Aku sama sekali tidak mengerti apa maksud dan tujuan mu. Bisa kah kau berbicara dengan jelas pada ku? Morgan menahan Ellie. Ellie menghela nafas sejenak, berbalik ke arah Morgan. “ Aku tidak merencanakan sesuatu padamu Morgan! Tapi kaulah yang merencanakan sesuatu yang bisa mengacaukan menjadi hancur belur semua kehidupan Kerajaan. Bukan begitu maksudmu? “ Dan jujur, aku tidak suka selalu berbicara dengan mu! Sejak awal kita bertemu aku selalu tau bagaimana watak seseorang! Ellie menatap tajam Morgan yang kebingungan sembari menggaruk-garuk kepala nya yang tidak gatal. “ Bagaimana sih’ mahluk aneh ini tau bagaimana nekatku? Gumam Morgan, dengan wajah nya yang pucat pasi. “ Aku selalu tau, bagaiamana jalan pikiran seseorang yang bertekad jahat. Setiap taghayul di anugerahi sebuah bakat dan keterampilan! “ Dan kau pasti bingung. Ellie memecah kan lamunan Morgan yang sedang berantakan. “ Heh.. Eh?? Ellie jangan ngasal ngomong dong! Bagaimana kau bisa membaca pikiran semua orang jahat? Sungguh, aku sama sekali tidak bernekad jahat! Morgan berusaha menyindir dan menetralkan mimik wajahnya. “Seseorang akan jatuh dan akan sengsara jika tidak mau menerima kebenaran yang sesungguhnya. Dan suatu saat nanti kau juga akan jatuh. Ucapan Ellie membuat telinga Morgan semakin memanas. “ Hei’ jangan sembarangan ngomong. Kau tidak boleh memfitnah orang seperti ku, dan apa kau bisa memastikan dan memegang ucapan mu? Morgan mulai bertengkar dengan Ellie yang mengabaikan bantahan Morgan manusia keras kepala. “Jika suatu saat nanti kau meminta bantuanku aku tidak akan muncul lagi, dan jika kau selalu menghina ku sebagai’ mahluk jahat’ kau akan meminta ajab mu dari alam! Ellie pergi meninggalkan Morgan setelah mengucapkan kata terakhirnya yang berarti Ellie tidak akan mengunjungi Morgan. Morgan merasa trauma dengan ucapan Ellie si taghayul. Morgan harus melanjutkan perjalanan sendiri tanpa teman, menelusuri hutan dengan semak-semak dan padang perdu. Morgan selalu memaki-maki Ellie dan para taghayul. “ Dasar mahluk tidak punya etika dan karakter. Emang nya walaupun mereka taghayul semua nya pasti mereka tau? Keterlaluan. Ucap Morgan setiap bicara dengan penekanan di setiap kata pasti membicarakan taghayul. Para monyet yang melihat Morgan merasa seperti kawanan mereka. Sesekali Morgan melemparkan sebuah batu mengusir para monyet yang datang mendekati nya. Hari semakin menyengat,matahari berada tepat di atas kepala. Suara derikan serangga, membuat suasana hati Morgan semakin kacau. Morgan mulai kelaparan, sepanjang waktu dia mencari perairan seperti sungai untuk minum. Dia terlalu sepele tidak mengambil air di dekat air terjun malah meninggalkan nya. Buah semakin langka di cari, karena musim kemarau. Pohon-pohon mengering dan sebagian tumbuhan yang kecil mulai layu. Semakin lama berjalan hutan nya semakin kering dan sangat sukar mencari tempat perlindungan. Rasa nya Morgan hampir mati kelaparan. Apakah itu ajabnya? Aku akan mati kelaparan? Gumam Morgan sedikit ketakutan dengan, tubuh nya semakin letih dan lelah. Organ tubuhnya melemah, perlahan jemari dan tubuh nya gemetar mengeluarkan keringat basah. Morgan mulai jatuh pingsan, tergeletak di antara padang perdu dan rumput liar lain nya. Bagaikan mati kelaparan’ bedanya Morgan masih bisa bernafas. Lamat-lamat Morgan membuka matanya yang tadi nya dipejamkan. Di depan nya nampak seseorang, yang mirip kepada Ellie. Pemandangan morgan lama kelamaan semakin gelap, pikiran nya tidak teraturkan. Perlahan bayangan orang itu membuat sebagian tubuh Morgan gelap. Perlahan sosok itu berbicara dengan suara lembutnya “ Apa yang sedang kau risaukan pangeran? Apa kau mengingat perkataan Ellie temanmu? Jika kau tidak kuat lagi, mari ikutlah dengan kami ke dunia yang bahagia tanpa kesengsaraan. Lain kali jangan terlalu menganggap remeh terhadap seorang taghayul yang memiliki kekuatan! “ Ayo, kita akan bersama-sama menikmati kehidupan di ruangan hampa! Sosok misteri itu perlahan mendekat kan diri kepada Morgan yang lelah. Mata Morgan mulai di pejam kan, tubuh nya perlahan di angkat. Namun tiba-tiba-preng. Sebuah suara yang amat keras, membuat sosok itu cepat kabur meninggalkan Morgan yang hendak akan menjadi kelompok mereka membawa nya ke dunia orang mati. “Morgan mulai sadar mahluk apa yang menghampiri nya tadi ternyata ‘hantu’.” Eh, apa yang sedang terjadi? Morgan mendongak ke sana kemari melihat asal suara tadi. Morgan mengumpulkan seluruh tenaga nya untuk bangkit. Morgan sangat kaget saat melihat sebuah bengunan megah, bertirai emas. “ Bangunan apa ini? Setidak nya tadi aku mengingat bangunan ini tadi tidak ada! Morgan dengan bodohnya juga menghampiri bangunan itu yang tentunya penuh dengan perangkap dan jebakan. “Waooww, bangunan ini sangat megah! Aku belum pernah melihat bangunan semegah ini, apa aku sedang bermimpi? Morgan menampar dan mencubit pipinya. “Wahh ternyata tidak mimpi, dan mungkin disini banyak makanan! Gumam Morgan dan mulai masuk ke dalam ruangan tersebut tanpa menyadari apa yang sedang terjadi. “Senang bertemu dengan mu’ nak! Seseorang menyapa morgan setiba masuk ke dalam “ Kastil” tersebut. Morgan menuju arah suara tersebut. “ Kemarilah’ jangan bengong di sana ! lagi-lagi suara itu menyapa Morgan. Morgan hendak ingin keluar namun dia telah di cegah orang yang tidak di kenal nya. Dari arah jauh dari arah pintu’ Morgan melihat Ellie menatap nya dengan menggelengkan kepala nya, putus asa ternyata insting nya sendiri akan terjadi. Ellie kecewa melihat Morgan yang pendirian nya tidak kuat. “ Ellie”! Morgan berteriak memanggil Ellie dengan suara parau. “ Apa yang membuat mu terlalu takut begitu dan menyesali telah masuk ke ruangan ku ini nak? Aku akan menjamu mu disini setelah itu, mari kita rayakan hari terakhir mu di mana kau akan mengakhiri hidup mu! Iseng sosok itu lagi-lagi berseru layak nya suara seorang wanita. “ Bukan kah kau lapar? Jadi mari kita makan di sini! Tenang aku adalah leluhur’ Ellie ! Sosok itu meyakinkan pendirian Morgan dengan banyak rekayasa, perlahan mendekati Morgan. “Jadi, apa kau seorang taghayul? Nada bicara morgan kini sedikit berbeda dari sebelum nya. “Yeah, yeah tentu! Jadi apa kau ikut berjamu dengan ku? Sosok itu merayu Morgan dan berpura-pura membenarkan ucapan Morgan meskipun dia sebenarnya bukan lah taghayul dan bukan leluhur Ellie. Pria itu bisa melihat dari kejauhan Ellie yang masih menatap kesal nya dengan kecewa. Tatapan nya seolah berkata” Kau tidak mendengarkan ucapan ku Morgan” dan Morgan mulai curiga. “ Ayolah apa kau lapar? Aku akan membuat hidup mu semakin bahagia setelah aku memberikan mu makan! Sosok itu mulai mengajak Morgan ke sebuah ruangan yang anti dan elite. Morgan yang tidak mengerti apa maksud Ellie perlahan mengikuti wanita itu tanpa perkenalan. Semakin lama, wanita itu membawa Morgan pria yang polos itu ke ruangan yang semakin jauh dari pintu keluar. Morgan tidak sadar bahwa wanita itu bukanlah orang, melainkan sosok mahluk gaib yang hendak membunuh Morgan yang bisa menjelma menjadi wanita. “ Ini ruangan apa? Morgan sedikit bingung dan cemas. “ Tenang saja, aku akan membawa mu ke dunia yang lebih jauh, dan akan membahagiakan hidup mu tanpa ada satupun orang yang hidup di sekeliling mu! Wajah wanita itu serius dan meyakinkan. Morgan mulai curiga, setelah beberapa jam berjalan yang nampak hanyalah bangunan besar, tembok coran, dan mulai panas. Hingga pada akhirnya wanita itu membawa Morgan ke ruangan mungil dengan perapian dan tiang tinggi, dengan tali yang di gantung. “ Nah, sekarang kau telah sampai ke ruangan spesial mu! Sambut wanita itu s***s, dan senang. Morgan terkekeh sedikit jengkel. “wait, what? Tempat kumuh ini tempat ku? Panas, gerah, kotor, sempit! Gerutu Morgan menatap tajam wanita itu. “ Tentu, bukan kah kau suka tempat seperti ini? Ayolah aku akan menjamu mu! Sekarang kau hanya perlu duduk di kusi itu! Wanita itu menunjuk kan kursi yang sudah tua, reot peyot, dan salah satu kaki nya telah patah. Tentu saja Morgan semakin bingung dan mulai blusshing. Wanita itu menyihir makanan di depan Morgan saat pria itu masih menoleh ke arah kursi kumuh itu. Sebagian tikus berlarian, lantas melihat ada orang yang datang. Morgan menoleh ke depan nya. Fantastis! Ada makanan di depan nya. Wanita itu menyuruh Morgan segera makan dan dia mengambil tali mengikatnya di tiang dan tangan Morgan erat-erat. Morgan tersesak. “Apa? Apa? Apa yang kau lakukan? Mencoba membunuhku? Morgan dengan suara parau nya berteriak lekas memakan sebagian makanan. Pikiran nya mulai gelap,nafasnya sedikit terengah, dan akhirnya jatuh pingsan di hadapan wanita itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD