Bagian ke-limabelas

2169 Words
PART 15|PENDESAKAN MORGAN. “ Apa’ kau tidak akan kembali lagi ke hutan yang terlarang itu Ellie? Morgan membuka topik pembicaraan baru’ saat hari cerah dan matahari yang mengeluarkan cahaya menyiram lembut seluruh permukaan termasuk wajah dan hati. Kicauan burung merdu dan bersahabat. Ellie menggeleng asal. Morgan yang mengartikan nya sedikit ragu atas jawaban Ellie. “Aku hanya mahluk pengawas’ Morgan! Aku bisa kembali kapan saja. Bahkan jika kau kabur aku bisa menjumpai mu dalam sekejap. Ellie mulai mengambil air di sungai yang jernih. Morgan termangu menyimak kalimat Ellie dengan teliti.”Jadi bagaimana cara Taghayul berkembang hingga memiliki keturunan dan para leluhur? Morgan sedikit bingung dan menatap ke arah sungai mulai minum. “ Mereka akan datang sendiri dari alam liar jika melihat Taghayul pertama sudah tua dan akan bergabung menjadi akrab. Lekas itu sebagian manusia juga yang mengabdikan diri nya yang merupakan manusia sejati dan baik menjadi Taghayul. “Jadi kau dulu berasal dari mana? Manusia yang mengabdikan diri? Taghayul dari alam liar? Morgan melemparkan satu pertanyaan lagi dengan antusias dan Ellie menatap Morgan frustasi merasa sangat repot. “Lebih baik kita berjalan dan aku akan menerangkan nya dengan sedetail mungkin! Tanpa di suruh dua kali, Morgan segera menyusul Ellie dari belakang dan menyejajari nya. Ellie belum menceritakan yang sebenar nya. Dia takut semua akan di bocorkan Morgan manusia si keras kepala. Jika semuanya di ceritakan akan kacau balau. Dan Ellie tidak akan pernah mengatakan bahwa Juliet adalah salah satu Taghayul lekas dia mati’ dia mengabdikan diri menjadi sosok taghayul yang berada di Kerajaan Calfor. Dan sesuai kesepakatan para taghayul termasuk Juliet, para taghayul tidak boleh ada yang menceritakan apapun kepada Kerajaan Zier yang mulai terasingkan. Jadi Ellie kapan pun-dan di mana pun tidak akan pernah menceritakan kecuali kepada keturunan Calfor yang selanjutnya yaitu Putri Avril. “ Ayolah, kapan kamu akan menceritakan nya? Morgan berseru kesal membujuk Ellie yang mendesis pelan. “ Menceritakan hal itu memiliki waktu berhari-hari dan jika kita tidak segera pergi semua akan kacau! Ellie menolak pelan dan mengarang alasan. “ Aku tau kau hanya berpura-pura mengarang alasan agar kau gagal menceritakan nya pada ku, bukan begitu maksudmu? Morgan menatap songong ke arah Ellie yang tersentak kaget namun menetralkan wajah santai “ Hei’ apa kau peramal? Kenapa kau selalu memaksa orang’ heh?? Ellie menatap tajam Morgan yang juga menatap nya. Dengan tiba-tiba Ellie segera menghilang dan menjadi sosok taghayul meninggalkan Morgan menuju sebuah tempat. Morgan tersentak kaget’ wajah nya pucat pasi memerah saat Ellie meninggalkan nya sendiri di hutan yang agak gelap oleh banyak nya pohon dan seram. “ Hei’ Ellie ayolah jangan bermain-main dengan ku! Kau tidak akan membiarkan ku sendiri di sini bukan? Morgan berusaha tegar bercanda namun hatinya sangat primitif dan merasa takut. Suasana lengang sejenak. Ellie tidak menjawab Morgan yang mondar-mandir mencarinya bahkan Ellie tidak muncul lagi. Morgan nyaris berseru kesal dan sangat menyesali” Dasar mahluk jahat” tanpa sadar Morgan telah menghina Ellie. Morgan memutuskan melanjutkan perjalanan nya menuju Calfor sesuai rencana Ellie pertama. Saat hendak beristirahat dekat batu besar sembari menyandarkan punggung, tiba-tiba sebuah mahluk primitif dengan tanduk dua di atas kepala seperti kambing jantan, seluruh rambut tebal atau lebih pantas nya di sebut bulu menutupi tubuhnya, dia memiliki rahang kuat dan taring tajam seperti “Darakula” namun tidak persis. Manusia ini lebih mencolok seperti “Si buruk rupa”  Mahluk itu mengerang keras mendekati Morgan yang berteriak keras seperti orang kesurupan. Mahluk aneh itu siap-siap menghantam Morgan namun itu ter batalkan karena seseorang telah menyelamatkan nya.” Eh’apa? Apa yang sedang terjadi? Morgan masih bingung apa yang sebenarnya telah terjadi. Sosok wanita berambut panjang yang di ikat sedikit seperti ikat setengah yang di dandan kini telah menyambar Morgan dengan kudanya bersama dua teman nya, yang pasti nya wanita itu adalah Avril, Visel, Skan, dan Tomy. Kini mahluk itu meraung keras berteriak marah melihat mangsanya kabur. “ Avril segera menurunkan Morgan di sebuah batu besar dan pergi lagi melanjutkan petualangan nya bersama Tomy dan ke-dua saudaranya. Morgan terkekeh melihatnya dan ingin mengucapkan rasa terima kasih telah menolong nya. “ Hei’ tunggu! Suara Morgan membuat langkah Avril, Tomy, dan ke-dua saudaranya mendadak berhenti. Menoleh ke belakang dan melihat Morgan yang berlari kecil-kecil menuju mereka. “ Trima kasih telah menolongku! Apa aku boleh tau siapa kalian sebenarnya? Dan mengobrol sebentar? Avril dan yang lain nya turun menatap tajam Morgan termasuk Visel yang biasa bucin. Mereka belum mau memperkenalkan. “ senang berkenalan dengan kalian! Aku adalah_ “ Pangeran Morgan dari kerajaan Zier keponakan Cisen’ bukan? Lantas Avril memotong ucapan Morgan dan tidak mau lama-lama mendengarkan penjelasan nya. “ Eh? Dari mana kau tau? Itu benar dan diri kalian siapa? Boleh kah aku ikut dengan kalian? Morgan berseru dan Avril memelotot tajam. “Tidak maaf’ dan kau tidak perlu tau siapa kami! Bukan kah kau punya teman? Ellie dimana? Avril iseng dan naik ke kudanya mengajak yang lain nya. Tentu saja Morgan semakin bingung” dia sudah pergi tadi” cetus pria itu sedikit kesal dan Avril meninggalkan mereka. Morgan yang ingin mengikuti nya segera setelah di cegah Avril yang tau bahwa orang itu akan membawa masalah sesuai petunjuk ayah dan ibunya serta Ellie yang baru mengunjungi nya. “Ah’ syukur kita langsung meninggalakn bocah itu! Dia sangat repot terus bertanya. Visel lega menarik nafas di sambut tawa Skan Avril mengangguk mantab.” Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang’ kapten? Tomy iseng bercanda melirik ke arah Avril. Melanjutkan tualangan kita, lekas itu kita harus segera pulang, memastikan bocah itu tidak mengikuti kita. Ellie di mana? Aku ingin mempercayakan tugas ini agar Morgan tidak mengikuti kita! Avril hilir mudik menatap ke sana kemari dan seseorang muncul di hadapan nya. “ Aku akan melaksanakan tugas ku Tuan putri! Aku tidak akan Morgan mengacaukan kerajaan Calfor! Dia sangat sensitif di ajak berbicara, mungkin aku ber fikir dia akan mencari info seperti yang terjadi beberapa puluh tahun yang lalu! Ellie pergi mengunjungi Morgan dan mengubah wujudnya sebagai manusia. Avril bukan ber maksud jahat dengan menolak permohonan Morgan. Namun Avril tidak mau lagi akan ada kekacauan. Di tambah sebentar lagi Avril akan menjadi penguasa di kerajaan Calfor. “Okey’ sekarang ayo kita pulang! Visel menyejajari kuda Avril dan yang lainnya. Avril mengangguk dan melanjutkan perjalanan pulang bersama semua temannya.                                                                      ****    “Ellie’ ternyata kau kembali! Aku kira kau akan meninggalkan ku. Morgan berseru girang lekas melihat Ellie kembali dengan senyum tipis. “ Hmmm, ayolah seharus nya kita tidak membuang waktu lagi! Bentak Ellie. “ Tunggu, ada yang ingin ku tanyakan padamu! Lekas kau meninggalkan ku ada orang yang menyelamat ku ketika aku di serang orang primitif. Apa kau mengenalnya? Morgan menatap lamat-lamat Ellie yang merasa jengkel menahan tawa dan menggeleng. “Sadar dong! Kau juga primitif! Timpal Ellie dan menuju arah berbeda dari tujuan ssebelumnya sesuai perintah Avril. Morgan merasa aneh dan jengkel saat melihat Ellie mengambil jalan berbeda. “Hei’ kenapa kita jadi mengambil jalan ini? Morgan lantas bertanya kaget. “Hei’ jangan banyak tanya bocah. Jangan terlalu cerewet, aku sudah bosan melihat wajah mu yang terus berkerut! Emang nya kamu’ mau ke sana lagi? Kerajaan Calfor sedang kacau! Ellie mengarang alasan menatap Morgan dengan wajah masam. Seketika Morgan mengikuti Ellie dari belakang’ menyimak kalimat Ellie satu per satu. Tidak membantah dan tidak menjawab Ellie. Bungkam. Ellie yang melihat nya senyum penuh kesenangan yang sebelum nya tau apa tujuan Morgan. Yakni pria itu ingin membebaskan diri dari Cisen, mencari sekutu buat melawan nya agar menjadi penguasa di sana dan yang akan memiliki lengan emas tersebut. Sesuai fakta dan perintah semua harta dan beda Kerajaan Zier akan di kembalikan ke kerajaan Thour yang kelak dipimpin Avril serta Calfor jika hasil perang tidak sempurna. Ellie berpura membantu pria itu agar tau seluk beluk nya dan memberitahukan kepada Avril dan pemimpin Kerajaan Calfor.                                                                         **** Derikan serangga mulai terdengar, hujan yang baru reda membuat kodok segera mengeluarkan suara dentuman memilih pasangan masing-masing di hutan liar dan semak-semak. Bulan mulai keluar menampakkan cahaya. Terkadang burung hantu mengeluarkan suara yang berat Suasana lengang sejenak, menyisakan suara serangga dan amfibi lain nya. Meja makan hening, semua piring habis dan yang lain nya memilih bungkam. Tomy yang duduk di samping Skan menghadap Avril. “Bagimana suasana petualangan baru kalian hari ini’ sayang? Ratu Lucy menatap lembut Avril melemparkan sebilas senyum. “ Baik” Avril menjawab singkat. “Maksud ibu’ apa yang kalian temukan hari ini? “Sosok orang yang memiliki tanduk bagaikan kambing jantan, berbulu tebal, dan taring tajam serta rahang kuat yang siap menghantam seorang pria yang berhasil kami selamatkan. Dan pria itu bernama Morgan yang terlebih ku kenal dia kan keponakan Cisen! Avril menjelaskan malas muka masam. “ Sungguhan kalian bertemu Morgan keponakan orang jahat itu sekaligus orang yang tidak beradab dan manusiawi? Peter buka bicara menatap tajam putri nya. Avril mengangguk.” Dan kami menolak nya saat dia minta tolong agar ikut dengan kami lekas berterima kasih pada kami! Avril menyuruh Ellie’ sang taghayul yang sempat membantu Morgan menuju kemari agar membatalkan nya! Tomy menambahkan. Peter mendesis pelan mengangguk di tambah Lucy yang ikut mengangkat sebelah alisnya sembari menatap Avril yang ada di dekat nya. “ Sungguhan Ellie menampakkan diri pada kalian dan membantu? Mahluk itu memang sangat baik kepada orang baik bukan seperti “KOBA” mahluk lain yang selalu membabi buta menyerang atau seperti” MIRAZ’ penunggu ruangan parvel putih yang di kutuk leluhur Ellie akibat kesombongan nya. Bukan hanya itu juga’ dia sangat jahat kejam membunuh orang sesuai kehendaknya. “ Aku baru mendengar nama aneh seperti itu! Ko-ba. Avril mengeja nama itu sedangakan Peter memilih mengganti topik tersebut. Toh, dia juga akan di kutuk bersama istrinya, dia hanya perlu mempercayakan semuanya kepada Avril putrinya. “Eh’ omong-omong kemarin perlengkapan alat tempur sudah bagaimana’ Tom? Peter melirik pria yang berada di dekat Skan. “ Mulai bertambah. Kira-kira bahan yang habis ada seratus kwintal. Lengkap dengan s*****a yang sangat berat bisa menghancurkan sebuah desa yang besar lengkap dengan kerajaan! Bagaiman pendapat Yang mulia? Apa itu sudah cukup? Semua para pandai besi masih menempa sebanyak-banyak nya dan sarapan mereka selalu teratur dan di jaga kebersihan nya! Jadi tidak ada yang sakit. “Ah, huhhhh! Peter yang mengehela nafas panjang. Tomy segera berpikir bahwa Peter sangat keberatan, tidak terima, dan merasa kacau balau malah sebalik nya. Raja Peter sangat mengharapkan kesehatan seluruh rakyat nya terutama yang menempa besi di beri makan teratur, makanan yang bersih, dan sehat. Tomy mendapat pujian dari Peter. “Pantas’ aku tidak pernah kecewa dengan hasi kerjamu! Trima kasih banyak’Tomy! Barang kali kau akan mendapat sebagian hak penguasaan di kerajaan ini! Tomy mengelak keras dan tegas.” Itu sesuai pemilihan Avril’ yang mulia!     Aku sangat keberatan jika Yang mulia dengan cepat mengatakan hal seperti itu. Bagaimana jika suatu saat nanti aku tiba-tiba berubah? Semua nya akan terjadi tanpa sepengetahuan kita Rajaku! Sergah Tomy tulus. Peter menyimak kalimat Tomy, sadar dan mengangguk. Suara derikan serangga semakin kuat. Kerajaan terang akan semua lampu yang memberikan cahaya terang. Seluruh aktivitas kerajaan berhenti kecuali penjaga petugas keamanan, yang secara bergiliran menjalankan tugas nya. Percakapan mulai lengang, sementara hening. Avril mulai melamun. Dia memikirkan tentang Morgan pria seorang pangeran. Avril sama sekali tidak merasa ada rasa ketertarikan. Begitu juga dengan Visel. Ntahlah sensasi bertemu seorang pangeran keponakan orang jahat. Avril mengajak Tomy, Visel, dan Skan ke ruangan faforite mereka. Mereka memuaskan tawa sedangkan Ratu Lucy dan Raja Peter memutuskan agar segera beristirahat. Avril dan yang lain nya seperti saudara. Namun Visel tetap sesekali mencuri perhatian Tomy pria gagah tampan, putih, mudah di ajak berbicara, tidak terlalu menyebalkan, peduli, selalu menjaga perasaan. Bahkan perawakan nya elok. Skan tertawa antusiasme jika melihat Visel caper pada Tomy. Dan terkadang Skan menasehati Visel agar tidak membiasakan hidup seperti itu. Visel mulai berubah. Jarang melawan, berceloteh, namun rasa suka kepada Tomy tidak bisa di hilangkan nya. Avril hanya bersikap biasa. Dia pasti tau, di luar sana pasti masih banyak pria yang akan menyukai nya. Dia selalu bersikap dingin, sosial nya tinggi. Dia selalu hormat kepada para nenek-nenek jika bertemu di perkampungan. Menyapa gadis, pria, bahkan anak-anak yang suka menjahili nya. Avril hanya tersenyum dan kadang ikut merespon nya. Avril tidak terlalu mau merebut Tomy’ pria idaman Visel saudaranya. Dan juga di dukung karena Avril tidak terlalu suka pada Tomy. Hari semakin larut’ empat remaja tersebut masih asyik berlolucon, bercanda, membahas sesuatu tentang kerajaan, hingga malam surut bertemukan fajar yang indah. Baru saat itulah mereka mulai tidur sedikit mengisi tenaga setelah izin kepada ratu Lucy dan raja Peter. Mereka juga perasaan. Avril memutuskan tidur bersama Visel di kamar nya sedangkan Tomy bersama Skan. Jam selalu berlalu dan mereka kembali membuka mata melirik ke sana ke mari dengan mata berat.” Hei’ Sel ayo bangun! Avril berdiri memukul halus Visel dengan bantal. Yang menjadi prioritas nya jika ada yang belum bangun. Visel bersungut-sungut sedikit marah kepada Avril tapi bukan marah sungguhan. “ Hei’ yang lain nya pada dimana”? Visel balik bertanya.                                                                      
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD