Bab 46 HONEY NIGHT

1140 Words

Udara malam di Kyoto terasa lebih lembut dari biasanya. Lampu-lampu kota memantul pelan pada kaca besar kamar mereka, memunculkan bayangan keemasan yang menenangkan. Anggita baru saja selesai mandi, rambutnya masih basah dan menetes di ujung-ujung, sementara bathrobe hotel yang putih bersih itu terlihat kebesaran di tubuhnya. Ia berjalan pelan ke arah jendela, mengeringkan rambut sembari menikmati pemandangan kuil-kuil yang diterangi lampu malam. Rafka yang sedang merapikan tripod kamera kecil yang ia beli siang tadi menoleh… lalu membeku. “Gita…” suaranya serak. “Kamu sengaja ya? Biar aku gagal napas?” Anggita menoleh malas. “Ha? Aku cuma habis mandi, kenapa sih?” “Karena,” Rafka mendekat sambil menyampirkan handuk di bahunya, “istri aku lagi kelihatan kayak—” ia berhenti, menatap da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD