Bab 55 Pesona Virgo

1150 Words

Siang itu, Stasiun TV Skyvision bergemuruh seperti biasa. Ruang editing berdengung oleh suara mesin, produser berseliweran dengan headset, dan aroma kopi dari pantry mengalir sepanjang lorong, menyatu dengan ketegangan deadline yang terus menghantui setiap sudut gedung. Hari tampak normal—terlalu normal. Hingga seorang perempuan masuk dari pintu depan, langkahnya membuat resepsionis secara refleks menahan napas. Angelia. Gaun putih body-fit yang memeluk lekuk tubuhnya, rambut hitam bergelombang yang jatuh lembut di pundak, lipstik merah hati mencolok, dan parfum manis-pekat yang tidak hanya mengumumkan kedatangannya… tapi peringatan. Peringatan bahwa sesuatu tidak baik-baik saja. “Selamat siang,” ucap Angelia sambil tersenyum ramah—senyum yang kalau terlalu manis biasanya ada racunnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD