BAB 37_AJAKAN

889 Words

"Baru menyebut nama Ratih saja, kau sudah lupa aku siapa, Pa. Kau bahkan memanggil namaku kembali, " lirih Anita berderai air mata. Tiba-tiba saja, tetesan bening itu mengalir begitu deras. Ada rasa sakit yang tak bisa dia uraikan memenuhi hatinya. Haryanto terdiam. Memory puluhan tahun tiba-tiba bergelayutan di dalam kepalanya. Rasa kagumnya begitu murni pada seorang janda anak 1 yang tangguh dan gigih. Bahkan ia menyalahkan waktu, mengapa menghadirkan Ratih setelah ia menikah dengan Anita, gadis kaya raya yang dijodohkan orang tuanya. "Aku ragu, selama ini apa benar-benar kau mencintaiku, Pa? " "Kita sudah sama-sama tua, tak elok lagi mempertanyakan masalah cinta. Harusnya aku yang bertanya, mengapa kau tega menyembunyikan fakta besar ini?! Lalu untuk apa? Kenapa kau libatkan Ratih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD