"Tuan," panggil salah satu Bibik. Daffa pun langsung menoleh. "Tuan Muda Daffa harus lebih sabar menghadapi Nyonya Kinan ya. Dia kan sedang hamil besar. Jadi, wajar saja moodnya berantakan. Sebenarnya, dia merasa kurang percaya diri karena perutnya yang semakin buncit. Sehingga, dia berpikir kalau Tuan Muda akan tergoda dengan wanita lain. Makanya, dia jadi curigaan seperti itu," jelas si Bibik yang lebih berpengalaman. "Tapi, Bik. Kenapa dia harus merasa seperti itu? Kan dia juga sangat tau. Kalau aku pun sangat menantikan calon anak kita." "Namanya juga bawaan orok, Tuan. Jadi, tolong maklumi saja ya?" Daffa tidak menjawab. Hingga akhirnya si Bibik berjalan masuk kembali ke dapur. Baginya hal itu sungguh tidak masuk akal. Karena, sejak awal pun ia dan Kinan sangat menantikan kehadiran

