bc

Pesona CEO Penguasa

book_age18+
291
FOLLOW
784
READ
others
friends to lovers
CEO
mafia
sweet
male lead
office/work place
first love
like
intro-logo
Blurb

Kenzie Thoe Tristan (Ken) adalah seorang CEO yang mempesona dan juga pintar. Dia bisa merilis perusahaan Titan Grup. Dalam waktu kurang dari 5 tahun, Titan Grup yang Dia pimpin menjadi urutan pertama di kota Z, Dia dibantu dua sahabatnya Johan Luis dan Rey Vando.

Dengan segala kemampuan yang di miliki, walaupun kepribadiannya angkuh, dingin, dan cuek, Ken menjadi sesosok pria yang banyak diidam idamkan semua wanita. Ketampanannya selalu menghipnotis setiap wanita yang memandangnya. Banyak pada pengusaha yang ingin anaknya berdampingan dengan Ken. Tapi Ken, dia tidak pernah serius berhubungan dengan seorang wanita selain hanya untuk sebuah kesepakatan, karena yang jadi tujuan utama hidupnya adalah menemukan pembunuh Orang tuanya. Tak banyak yang tahu, kalau Dia menyimpan masa lalu yang kelam tentang keluarganya.

Sampai akhirnya,Ken bertemu seorang Zasmin Ufaira, Gadis yang sudah menyelamatkannya saat insiden pembunuhan Orang tuanya. Ken yang mengetahui kalau Zasmin saat itu sudah mempunyai pacar (Ariel Mahesta), tetap berusaha mendekati Zasmin karena rasa penasarannya. Hadirnya gadis itu merubah kehidupan Ken. Tapi sayangnya, keluarga Zasmin ada hubungannya dengan insiden pembunuhan tersebut.

Akankah Ken mempunyai perasan serius kepada Zasmin?

Apakah hubungan mereka bisa berlanjut setelah Ken mengetahui keluarga Zasmin?

Bagaimana menyelesaikan masalah masa lalau Ken?

Ikutin ceritanya Yach...

chap-preview
Free preview
1. Titan Grup

Malam hari ini, Hotel Sandiago menjadi saksi atas kesuksessan  Titan Grup di Kota Z. Banyak para pengusaha sukses yang menghadiri undangan pesta tersebut. Pioner dalam pesta tersebut adalah pengusaha muda berumur 28 tahun bernama Kenzie Theo Tristan yang sering dipanggil Ken, CEO Titan Grup. Tak banyak yang mengangka, Titan Grup berkembang begitu melesat di Kota Z sebagai Perusahaan nomor satu. Tidak ada perusahaan lain yang berani meremehkan perusahaan adikuasa itu.

Pancaran cahaya lampu Hotel menyinari sesosok pemuda dengan perawakan tubuh atletis dan muka mempesona yang berjalan di tengah karpet etnik di tengah pesta. Ken menjadi pusat perhatian semua wanita di pesta itu. Dia berjalan ditemani dua sabahatnya Johan Luis dan Rey Vando, teman yang sudah dianggap sebagai keluarganya sendiri.

"Selamat Tuan Kenzie, Titan Grup sungguh sukses dibawah kendali anak muda berbakat sepertimu," ucap Tuan Leonard CEO Duo Grup yang menduduki peringkat ketiga dalam bursa dagang.

"Terimakasih Tuan Leon, pujiannya," balas Ken dengan senyum khas nya.

"Tuan Kenzie, jika tidak keberatan apa besok ada waktu? anak saya Janetta besok genap berusia 21 tahun, Dia sangat ingin berjumpa denganmu Tuan Kenzie." tanya Tuan Leonard dengan senyum yang penuh.

"Kita lihat besok Tuan Leon, jika tidak ada halangan saya akan datang, bukankan besok tidak ada agenda kan Rey?" sambil melirik ke arah Rey disebelahnya.

"Tidak ada Ken, besok semua agenda sudah di alihkan ke hari senin." ucap Rey sambil melihat tabletnya.

"Bagus bagus, Janetta pasti akan sangat senang. Kalau begitu besok saya tunggu kedatangan Tuan Kenzie, Tuan Jo dan kamu Rey. Saya pamit dulu," sambil berpamitan meninggalkan ketiga orang itu.

"Ken, apa kamu yakin mau bertemu dan menerima anak Tuan Leon?" Tanya Johan menimpali.

"Hem, kalau menguntungkan kenapa tidak mau?" jawab Ken dingin.

"Apa kamu sudah putus dengan Sherly?" sahut Rey dengan tatapan penasaran.

"Kalau begitu biar aku putus malam ini," masih dengan tatapan dingin mengamati orang orang yang sedang menikmati pesta itu.

"Apa Dia mau?" imbuh Johan pada Ken.

"Bukannya dulu Sherly yang memaksa ingin bersama? lagian hubunganku dengan Sherly hanya semata mata untuk bisnis. Dan yang pasti, Dia juga sudah mendapatkan apa yang Dia inginkan menjadi seorang model kan? Jadi syah syah saja kalau sekarang kita putus. Aku juga sudah membelikannya rumah dan juga mobil yang Dia inginkan," ucap Ken menatap Johan dan Rey secara bergantian.

"Tapi Ken, Aku dengar Janetta adalah seorang gadis yang manja dan sombong. Dia juga paling menyukai barang barang mewah, setelah dekat denganmu Dia pasti tidak bisa berpaling," Tambah Rey meyakinkan.

"Jo, Rey, berapa lama kalian ikut aku? Aku paling tidak betah terikat lama. Satu bulan sudah cukup untukku bermain main dan mengambil keuntungan dari saham Duo Grup kan?" jawab Ken dengan senyum tipis menatap Johan dan Rey disebelahnya.

"Sudah berapa perusahan yang sudah gulung tikar karena telah bermain dengan Titan Grup. Duo Grup kemaren sempat memasukkan mata mata ke Titan Grup, sampai akhirnya Dia bisa meraih peringkat ke 3 di bursa dagang. Apa Kamu berniat membalas itu lewat anaknya Ken?" tanya Johan dengan dengan sedikit ragu atas keadaan yang dia amati di perusahaan.

"Aku hanya akan bermain main sebentar, dan lihat sampai mana Tuan Leon berani meniru cara kerja Titan di bagian konveksi. Bukan berarti jika Kita diam, Kita membiarkannya bukan? apa Dia kira Kita tidak tahu perbuatannya?" ucap Ken sambil memainkan minuman berwarna merah di gelasnya.

"Apa Kamu sekarang tertarik pada seorang Gadis Jo?" ucap Rey sambil tersenyum kepada Jo, yang Rey tau, Jo tidak pernah peduli dan dekat dengan gadis manapun.

"Kamu?" sambil mengangkat geras berisi minuman mau di tuang ke arah Rey.

Rey bersembunyi di dekat Ken, sehingga Johan tidak melanjutkan tindakannya.

"Maaf Jo, aku hanya bercanda," sambil tersenyum menggoda kearah Johan.

"Tapi, sepertinya saran Rey perlu Kamu coba Jo, apa salahnya Kamu mencoba bersenang senang dengan seorang Gadis. Agar Rey senang." ucap Ken kepada Jo sambil menepuk Punggungnya.

Johan memang yang paling tidak suka dekat dengan seorang Gadis. Walaupun Ken adalah seorang yang Dingin, kalau soal Gadis, Johan adalah yang paling dingin jika kepada wanita. Karena di masa lalunya, Johan melihat Ibunya bunuh diri karena ditinggal ayahnya yang di goda oleh seorang wanita malam. Sejak saat itu Johan hidup sendiri tanpa seorang Ibu, dan ditinggal oleh ayahnya yang pergi dengan wanita malam itu, yang menelantarkannya. Sampai pada akhirnya, Dia bertemu dengan Kenzie dan mengikuti Kenzie untuk tinggal dan bekerja dengannya.

Lain halnya dengan Rey, Rey hidup bersama adiknya Al Devano di panti asuhan. Karena panti tempat tinggalnya dulu sudah di sabotase oleh orang yang menginginkan uang, semua anak panti disuruh menjadi pengamen di jalan. Tidak sengaja waktu itu, Rey menemukan flash disk penting  punya Kenzhie yang telah hilang dicuri di dalam tas nya. Ken, yang tak tega melihat Rey dan adiknya menjadi pengamen berinisiatif mengajak Rey untuk ikut dengannya dan bekerja dengannya. 

Sejak saat itu Ken, Johan dan Rey tinggal menggikuti Kenzie untuk bekerja, sedangkan Al Devano, adik Rey di biayai untuk melanjutkan kuliahnya. Mereka tinggal bersama layaknya seperti  keluarga sendiri. Walaupun sebenarnya, mereka memiliki rumah pribadi sendiri setelah Titan Grup menjadi penguasa bisnis di Kota itu. Mereka lebih sering tinggal di Villa Queen, tempat pertama kali mereka mempunyai tempat dan tinggal bersama.

"Hallo Sayang, maaf ya aku datang terlambat, tadi ada pemotretan dadakan," suara gadis cantik, dengan gaun berwarna pink yang mewah, membungkus tubuh seksinya menghampiri Kenzhie.

"Sherly? kebetulan Kamu datang," ucap Ken menoleh ke arah Sherly.

"Tentu saja aku pasti datang, ini kan acara yang penting untuk kekasihku yang paling tampan ini." Sherly kemudian berdiri disamping Kenzhie sambil menggandeng tangannya manja dan menyandarkan kepalanya di pundak Ken.

"Sherly, aku mau bilang sama Kamu, mulai sekarang Kita putus. Kita sudah tidak ada hubungan lagi. OK?" suara dingin Ken bergema di telinga Sherly sambil melepaskan tangan Sherly yang melility di tangannya.

"Apa? putus? Ken, apa Kamu bercanda sayang?" rengek Sherly pada Ken sambil terus memegang tangan Ken yang hendak pergi.

"Kesepakatan kita sudah cukup sampai disini, Kamu juga sudah mendapatkan apa yang Kamu inginkan bukan? apa masih kurang?" sambil memegang tangan sherly dengan sedikit genggaman di depannya.

"Tapi Ken, aku cinta Kamu Ken! Aku tidak bisa jauh dari Kamu!" sahut Sherly dengan nanar mata yang hampir penuh dengan air mata.

"Tapi aku tidak, hubungan kita dari awal adalah karena sebuah kesepakatan, bukan cinta! jadi jangan bawa bawa cinta di hadapanku! mengerti!" sambil melepas tangan Sherly dari genggamannya dan meninggalkannya di pesta itu.

Johan dan Rey yang melihat kejadian itu pun, hanya bisa diam. Mereka sudah paham dengan sifat Ken dan kebiasaannya. Mereka juga paham betul, kalau Ken dalam berhubungan dengan wanita, bukan berdasarkan pada rasa cinta, tapi karena ada kesepakatan diantara mereka. Saat kesepakatan sudah menghasilkan, Ken pasti akan meninggalkannya, dan yang menjadi korban pasti adalah wanitanya. Hampir semua wanita yang dekat dengan Ken, menjadi benar benar menyukai Ken, karena pesona tampannya ditambah Ken adalah penguasa bisnis di Kota ini.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
114.9K
bc

Imperfect Marriage

read
268.8K
bc

Tentang Cinta Kita

read
136.6K
bc

Kali kedua

read
184.2K
bc

My husband (Ex) bad boy (BAHASA INDONESIA)

read
216.2K
bc

Obsessive Cruel Husband

read
5.7K
bc

Single Man vs Single Mom

read
86.1K
dreame logo

Download Dreame APP

download_iosApp Store
google icon
Google Play