Di ruang Dosen. Setelah menerima telpon dosen Bima, Airin terpaksa harus menemuinya di ruang dosen. Ia pun menunggu dengan malas di meja kerja dosen Bima. Kali ini, banyak dosen-dosen lainnya yang menyapa dan bertanya. Ada sesuatu yang mengusik dan menyentil indra pendengarannya, dengan pertanyaan sebagian dosen yang sepertinya tidak menyukai keberadaannya di sana. Terlebih lagi dosen Marchella dan kedua dosen lainnya, terlihat sekali cemburu dengan kedatangannya dua hari ini. Airin pun paham, jika dosen Marchella menaruh hati dengan dosen Bima. Sebaiknya, ia pun akan menyampaikan hal itu kepada dosen Bima. Siapa tahu, jika dosen Bima mengetahui fakta dosen Marchella menyukainya. Pernikahan antara ia dan dosen Bima tidak akan pernah terjadi, alias dibatalkan. “Apa kamu diberikan tugas

