Tiga minggu setelah malam pertama mereka, Maya dan Rendra menemukan ritme baru dalam hubungan mereka. Bukan hanya soal cinta romantis, tapi juga keintiman fisik yang tumbuh semakin dalam. Setiap malam Jumat menjadi milik mereka berdua—tanpa gangguan, tanpa drama, hanya berdua di apartemen Maya. Tapi kali ini, ada yang berbeda. --- Jumat malam, apartemen Maya. Maya selesai mandi lebih awal. Rambutnya masih basah, tapi kali ini dia tidak memakai piyama biasa. Dia memakai sesuatu yang spesial—dress tidur tipis warna merah yang dibelinya diam-diam beberapa hari lalu. Tipis, seksi, tapi tidak vulgar. Rendra belum datang. Dia sengaja menyuruhnya datang lebih lambat. Untuk memberi waktu dirinya bersiap. Kambing Kocak duduk di sofa, menatap Maya dengan mata melotot. "Kam, lo lihat? Gue cant

