13. Pura-Pura Cemburu

1469 Words

Rama mengejar Moza hingga masuk ke dalam kamar. Dilihatnya Moza sedang berdiri menghadap ke jendela yang tertutup tirai. Rama meletakkan tehnya di atas meja dekat sofa. Lalu berjalan mendekati Moza untuk menjelaskan kesalahpahaman tadi. “Dengarkan aku, Moz. Tadi itu tidak seperti yang kamu lihat. Ellea tiba-tiba memelukku dan minta maaf padaku.” “Oh ya. Tapi sepertinya kau senang dengan pelukan itu dan sangat menikmatinya,” sahut Moza ketus masih dengan membelakangi Rama. “Apa? Aku tidak merasa begitu. Bagaimana kamu bisa yakin sekali?” tanya Rama bingung dan kesal dengan tuduhan itu. “Tentu saja aku sangat yakin. Tadi aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, kamu menatapnya dalam-dalam. Lalu membelai wajahnya dengan sangat lembut. Benar, ‘kan? Apa kamu ingin menyangkalnya?” tanya M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD