"Apa yang terjadi?" tanya Satya. Dante mengedikkan bahunya ketika Satya menatapnya meminta penjelasan. Dante memang tidak tahu karena Rafael baru saja datang dan belum menceritakan detailnya. Rafael menatap kosong gelas kaca di depannya. "Apartemen dan bakery Zahira sudah dijual, dan Zahira pergi entah kemana," jelas Rafael. Pada detik itu juga, Dante dan Satya saling pandang dengan raut wajah kebingungan. "Kau bercanda?" tanya Dante. "Aku tidak bercanda," jawab Rafael santai sambil menyesap cocktailnya. Rafael melirik Satya yang terlihat resah. Sangat terpampang jelas wajahnya jika khawatir dengan keadaan Zahira. "Kau tahu Zahira pergi kemana?" cecar Dante. Rafael menggeleng pelan. "Zahira pergi tanpa jejak." Satya mengusap wajahnya kasar. "Sialan! Aku gagal menjaga Zahira," umpa

