49.Memantapkan Hati

1310 Words

Suasana makan malam kali ini berlangsung sunyi. Hanya suara sendok yang beradu dengan piring. Zahira menundukkan kepalanya sambil sesekali menyuapkan makanannya ke mulutnya. Walaupun suhu di ruangan sejuk, tapi tidak berlaku untuk Zahira. Ia merasa suhu tubuhnya sangat panas, keringat dingin mulai bercucuran membasahi wajahnya. "Kak Zahira cantik banget," celetuk Chelsea. Ia menyadari jika suasana berubah menjadi dingin. Maka dari itu Chelsea berusaha mencairkan suasana. Namun jangan salah, kesan pertama Chelsea saat melihat Zahira memang cantik. Zahira juga tak kalah jauh dengan Jelena. Hanya saja Zahira wajahnya lebih kalem, berbeda dengan Jelena yang wajahnya tegas. "Terima kasih, kamu juga nggak kalah cantik," ucap Zahira sambil tersenyum hangat. "Pantas aja kak Rafael sering cerit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD