Nyaris Tercecer

1659 Words

Pagi itu, suasana di Mansion Vandeborg terasa lebih lembap dari biasanya. Sisa hujan semalam meninggalkan lapisan tipis embun pada kaca-kaca jendela tinggi yang menjulang di sepanjang koridor utama. Alea melangkah keluar dari kamar dengan perasaan yang tidak menentu. Pesan anonim semalam masih terngiang-ngiang di kepalanya, menciptakan jarak mental yang semakin lebar antara dirinya dan Marco. Ia memperhatikan suaminya yang berjalan beberapa langkah di depan, punggung pria itu tegak dan kaku, memancarkan aura otoritas yang tidak bisa diganggu gugat. Mereka dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan keluarga kecil di paviliun barat atas permintaan Don Hugo. Jalur tercepat menuju ke sana adalah melalui tangga marmer melingkar yang terletak di sayap timur, sebuah mahakarya arsitektur yang megah n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD