Happy Reading!
"Pasanganku.."
Anton segera melirik betina di sampingnya lalu menghela napas. Ini semua karena tuan Sagara. Padahal dia ikut untuk membantu pria itu tapi sekarang malah dirinya yang dapat pasangan.
"Jangan sentuh!" tegur Anton saat pasangannya itu kembali menyentuh tubuhnya. Padahal mereka sudah bereproduksi semalaman, apa masih kurang.
"Tetua bilang kita harus terus bersama agar aku cepat mengandung, pasanganku."
Anton mendorong pasangannya itu lalu segera bangun. Dia harus segera mencari tuan Sagara untuk meminta pertanggungjawaban. Bisa-bisanya dia dipaksa berpasangan dengan serigala betina ini, mana tidak bisa ganti pasangan lagi untuk seumur hidup.
"Pasanganku mau ke mana?"
"Diamlah!" marah Anton namun yang dimarahi hanya tersenyum.
Livy dengar Sagara adalah serigala yang sangat kuat dan menolak untuk berpasangan dengannya. Tapi ternyata tidak, meski sekarang menolak namun tadi malam mereka sudah resmi menjadi pasangan serigala. Dan sebentar lagi ia akan mengandung bayi serigala terkuat dan menjadi pasangan pemimpin bangsa serigala.
"Pasanganku, jangan pergi!" teriak Livy lalu segera merubah wujudnya menjadi serigala dan mengejar pasangannya yang sudah lebih dulu pergi. Sagara sudah menjadi miliknya dan posisi sebagai pasangan pemimpin juga hanya bisa dirinya tidak boleh betina lain apalagi manusia tidak berguna dan lemah itu.
Setelah berlari cukup jauh, Anton akhirnya berhenti dan merubah wujudnya menjadi manusia. Dia segera berlutut pada tuan Sagara.
"Tuan.." sapanya sopan, meski rasanya sangat ingin memukul tuannya itu tapi mana mungkin. Meski kuat, dia tetap saja tak sekuat tuan Sagara.
"Sudah selesai?" tanya Sagara yang menunggu di depan mobil.
"Sudah, tuan. Sekarang ayo kita kembali." ucap Anton.
Sagara mengangguk namun tiba-tiba saja serigala betina muncul di hadapannya dengan mata menyala kemudian merubah wujudnya.
"Kau adalah Sagara asli?" tanya betina itu sambil menunjuk Sagara.
"Urus pasanganmu!" titah Sagara pada Anton lalu segera masuk mobil.
"Baik, tuan." balas Anton sopan.
"Apa ini?" marah Livy. Apa dia bersama dengan jantan yang salah?
Anton segera menarik tangan betina dihadapannya menjauh."Aku akan pergi bersama tuan Sagara dan kau tetap di sini."
"Jadi kau bukan Sagara?" marah Livy.
Anton menggeleng."Sekarang kau adalah pasanganku, jadi jangan ganggu tuan Sagara lagi."
"Dasar penipu." teriak Livy lalu merubah wujudnya menjadi serigala dan menerjang Anton.
Anton pun juga langsung merubah wujudnya dan menyerang pasangannya dengan brutal.
Perkelahian sengit pun terjadi. Namun sekuat apapun betina serigala, ia tetap akan kalah dengan serigala jantan apalagi Anton adalah serigala penjaga yang kekuatannya tidak perlu diragukan lagi.
Brukk
Tubuh pasangannya terlempar dengan luka disekujur tubuh dan Anton kembali merubah wujudnya menjadi manusia.
"Tetaplah di sini. Aku akan datang menemuimu saat bulan purnama." ucap Anton lalu segera melangkah menuju mobil.
"Arghhh sial!" teriak Livy dan setelah itu lolongan kerasnya langsung memenuhi seluruh area gunung. Ia tidak akan tinggal diam setelah diperlakukan seperti ini. Livy akan membalas dendam.
Sagara hanya tersenyum sinis saat mendengar lolongan serigala betina yang tidak ada habisnya.
"Tuan, bagaimana jika nyonya besar marah?" tanya Anton.
"Biarkan saja." sahut Sagara lalu menutup matanya.
Begitu tiba di rumah, Sagara langsung disambut oleh mamanya.
"Kau melanggar kesepakatan dan itu artinya mama akan mengusir Delia pergi dari sini." ucap Sarita. Ia sudah mendapat kabar dari tetua tentang apa yang terjadi di gunung. Bagaimana bisa putranya menyia-nyiakan serigala betina sekuat Livy dan malah memberikannya pada Anton.
"Silahkan! Tapi setelah ini mama juga harus siap melihatku melajang seumur hidup." ancam Sagara membuat Sarita melotot.
"Kau mengancam mama?" tanya Sarita tak percaya.
"Iya. Usir saja Delia jika mama ingin melihatku melajang seumur hidup dan tidak punya keturunan." tegas Sagara lalu segera berlalu menuju kamarnya.
"Sagara, apa kau sudah gila? Kita ini serigala dan tidak mungkin bisa menyatu dengan manusia." teriak Sarita.
"Tenanglah, nyonya besar." bujuk Anton membuat Sarita segera menatap serigala penjaga itu.
"Sebagai serigala penjaga, kau bahkan tidak bisa melakukan tugasmu." marah Sarita.
"Maafkan saya, nyonya. Tapi tuan Sagara sudah memutuskan bahwa manusia itu yang menjadi pasangannya. Jadi sebaiknya kita dukung saja keputusan tuan." ucap Anton.
"Tidak bisa. Manusia dan serigala tidak mungkin bisa menjadi pasangan." bantah Sarita cepat. Tetua sudah bilang kalau pasangan putranya adalah serigala betina yang sangat kuat jadi manusia manapun tidak mungkin menjadi pasangan putranya.
"Jika manusia itu bukan pasangan sejati tuan Sagara maka ia pasti akan tersingkir dengan sendirinya. Entah karena tuan Sagara sadar dan bertemu serigala betina sebagai pasangannya atau manusia itu meninggal. Salah satunya bisa saja terjadi, jadi nyonya lebih baik tidak begitu mengkhawatirkannya." ucap Anton membuat Sarita diam.
Benar juga. Putranya memiliki takdir pemimpin jadi jalan itu pasti akan ada tanpa perlu ia yang mengaturnya. Lagipula manusia itu sangat lemah, mungkin tidak lama lagi akan meninggal dan saat itu terjadi, putranya pasti akan sadar dan mencari serigala betina sebagai pasangannya.
Bersambung