BAB 57 – Memberi Tahu Irfan

1524 Words

Sore menjelang malam, sayup-sayup mulai terdengar suara orang mengaji di beberapa masjid dan mushalla. Seorang wanita bernama Windy sedang tercenung di dalam kamarnya. Wanita itu terus menatap wajahnya di depan cermin. Wajahnya memang sedikit pucat. Windy terus menatap wajah itu dan tiba-tiba saja tetesan bening mengalir lewat pelupuk matanya. Windy baru saja kembali dari klinik untuk memeriksakan diri. Ia merasa jika dirinya hanyalah masuk angin biasa, akan tetapi ia mendapat kabar yang lebih mengejutkan lagi. Hal yang tak disangka-sangka. Hal yang belum ia harapkan untuk saat ini. Windy mengambil sebuah benda kecil yang ia peroleh dari klinik tempat ia memeriksakan diri. Benda kecil panjang yang seharusnya menjadi sumber kebahagiaan untuk pasangan suami istri, tapi tidak untuk Windy.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD