Anya menatap dirinya dipantulan cermin,perutnya kini sedikit menonjol dibalik kaos t-shirt yang dipakainya. seulas senyum terbit begitu saja,saat matanya menatap lekat pada perut itu. "Anya"suara pria diambang pintu berhasil mengalihkan pandangannya dari cermin. "sudah siap?" Anya mengangguk pelan,seraya meraih tasnya diatas ranjang. Gaza menggenggam erat tangan gadis itu membimbingnya pelan menuju mobil. hari ini,adalah jadwal kontrol kandungan,kebetulan kandungannya sudah memasuki usia sepuluh minggu.Selama itu juga dia sangat tersiksa dengan yang namanya morning sickness. Dengan sabar Gaza memperhatikan Anya dan kesehatannya selama beberapa minggu terakhir ini. pria itu sangat siaga menjaga Anya dan calon anaknya,saat Anya mengidam pun tanpa mengeluh Gaza dengan sigap melesat men

