"APA?"Sandra berhasil menyemprotkan cairan yang dia minum ke udara. Gaza mengangguk serius,apa yang dirasakan Sandra juga sama seperti Gaza, senang dan bingung. yang ada dalam pikirannya bagaimana respon Anya setelah tahu bahwa gadis itu tengah berbadan dua?berbagai spekulasi timbul dalam benaknya. Takut,kalau Anya menginginkan anak yang dikandungnya dibuang begitu saja,mengingat betapa bencinya Anya terhadap Gaza. tentu Anya dengan tidak rela jika mengandung buah hatinya bersama Gaza. "harus gimana sekarang,om?"Sandra ikutan panik sambil memijit pelipisnya yang berdenyut hebat "sekarang Anya dimana?"sambungnya. "dikamarnya,lagi tidur"Sandra menarik kursi dimeja makan lalu menghempaskan bokongnya. Gaza sendiri masih mematung menatap kosong kearah dinding,pikirannya berkelana jauh e

