Part 35

2018 Words

Mungkin apa yang dia alami sekarang adalah mimpi yang terwujud bagi Reval. Mungkin juga sebagai buah hasil dari perjuangannya selama ini. Dia membuka mata dan melihat ayahnya di sebelah yang sedang menatapnya dalam diam. Ayahnya juga yang mengambilkan minum serta menyuapinya makan. Mau tahu apa rasanya? Tidak, bukan kebahagiaan. Reval sama sekali tidak bahagia. Walaupun rasa itu menyeruak untuk hadir, tetapi selalu ada hal lain yang menahannya untuk tetap bersembunyi di dalam hati. Sehingga perasaan bingung sekaligus takut terus menyelimuti dirinya. membuat wajah Reval tidak tersenyum sama sekali. Rangga tentu tidak memedulikannya. Dia memang sering melihat wajah Reval yang begini, sehingga baginya ini memang kebiasaan Reval. Hal yang paling Reval benci saat dia membuka matanya adala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD