Traumerei

4249 Words

GUDANG rumah ini tampak usang seperti tak pernah dijamah tangan manusia. Satu-satunya alasan aku membongkar barang-barang di sini karena didera penasaran atas apa yang diucapkan wanita sinting itu, yang mengatakan bahwa aku masih keturunan Nyai Menik, Mama Helenina. Kardus-kardus penyimpanan barang-barang Mama waktu kecil kuturunkan satu per satu. Aku bongkar seluruh isinya. Buku-buku sekolah, mainan-mainan lama, piringan hitam berbagai penyanyi di dunia, foto-foto Mama waktu kecil, semua disimpan dalam kardus besar berbeda. Mengapa semua barang ini diletakkan di gudang? Apakah karena kemarahan kakek dan nenekku saat Mama memutuskan menikahi Papa tanpa restu mereka? Sampai saat ini, aku belum menemukan barang yang bisa menjawab rasa penasaranku. Foto atau lukisan Nyai Menik tak ada jejakn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD