Akal Bulus Wahyu

1376 Words

Pov Wahyu "Kok tidak jadi beli martabak manis,Yah?" tanya Diana saat kami baru sampai di depan rumah kontrakanku. Gara-gara Wulan dan kakaknya tempo hari terpaksa aku harus menambah daftar hutang pada tante Mona.Padahal baru beberapa hari yang lalu aku menukar tubuhku untuk membayar hutang setengahnya. Ini justru bertambah lagi. Semua ini gara-gara Wulan. Dasar istri tidak tahu diri. Awas setelah ini kamu akan menangis darah dan memohon padaku untuk kembali. "Yah, kapan beli martabak manisnya? Nanti keburu tutup lho!" ucap Diana memancing emosiku. Ibu dan anak sama saja. Tidak berguna! "Bisa diam tidak!" bentakku, seketika wajah Diana terihat pias. Dia diam tanpa berani meminta martabak manis yang tadi ku janjikan. Dasar anak bo**h tidak tahu jika tadi aku hanya berbohong supaya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD