Di Paksa Xavier

1199 Words

Xavier hanya menatapnya dengan dingin sambil berkata, "Diam, baby! Jangan teriak-teriak sayang!" Ara hanya bisa menatapnya dengan tatapan marah dan ketakutan yang bercampur. Tanpa memperdulikan protes dari Ara, Xavier dengan langkah besar dan pasti langsung menuju ke apartemennya. Sesampainya di depan pintu, ia membuka pintu dengan dorongan yang keras hingga terdengar suara. BRAK! Yang mengejutkan. Ara yang masih dalam gendongan, terguncang dan merasa mual. Xavier akhirnya menurunkan Ara dengan kasar. Ara yang merasa tidak nyaman itu langsung berlari ke wastafel terdekat dan muntah. Setelah beberapa kali ia muntah, Ara mengusap mulutnya dengan punggung tangan sambil menatap Xavier dengan tatapan yang penuh amarah dan kecewa. "Kau gila, b******k!" teriaknya dengan suara serak. Xavier

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD