"Ishhh enggak mau, dasar gila. Buka pintunya jangan ganggu gue, gue gak mau awas minggir lo om om pedo...!!" teriak Ara sambil menggedor gedor pintu. Tentu saja ini semua karna Xavier berjalan pelan ke arahnya, walaupun dia kuat dia tetap takut menghadapi monster di depannya ini. "Jangan uji kesabaran ku baby, aku tak suka. Kau takut bukan kalau melihatku marah?" tanya Xavier sambil terkekeh pelan. "Takut? hellow kita kenal aja enggak loh kayaknya lo perlu priksa otakke rumah sakit deh." ujar Ara sambil tersenyum miring. Xavier menatap Ara tajam, "jangan main main baby." ucapnya. Ara pun sudah tak bisa ke belakang, sungguh dirinya tak tau harus kabeh kemana, kini dirinya terjebak. "Lo... " "Jangan lo gue baby, aku gak suka. Panggilnya aku kamu, kalau enggak aku akan cium kamu terus.

