Jodoh Pasti Bertemu?

1041 Words

"Loh, mas Affandi kok—" Amanda tak mampu melanjutkan perkataannya ketika ia mendapati seseorang yang sedang tak ingin ia temui terbaring lemah di atas brankar. "Iya. Ceritanya panjang, Mand," sahut Affandi dengan nada suara lemah. Seperti nyaris tidak ada tenaga. Sesaat, Amanda terdiam. Namun, gadis itu segera ingat jika saat ini ia tengah berada di rumah sakit karena bekerja. Demi menjunjung tinggi sisi profesionalitasnya, Amanda lekas bertanya apa yang Fandi perlukan. Ia kesampimgkan rasa ingin tahunya mengapa kondisi Affandi memprihatinkan seperti ini. Di dahinya ada luka bekas jahitan, lalu sisi badan yang kain ada lebam. "Maaf Amanda, aku tadi mau ambil minum. Tetapi, ternyata tanganku gak kuat. Jadi tumpah airnya. Aku mau turun dari bed nyatanya juga belum terlal-" "Oh gitu. Gak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD