Dering ponsel membangunkan Yudia yang tengah terlelap di pelukan Faiz. Yudia menggeram pelan mengabaikan nada dering itu dan malah semakin merapatkan tubuh terlanjangnya pada tubuh Faiz yang hanya mengenakan celana pendek bertelanjang d**a. Senyum Yudia mengembang melihat Faiz yang masih terlelap begitu nyenyaknya. Perdebatan semalam benar-benar menguras tenaga dan berakhir di kamar Faiz setelah mereka makan malam bersama. Yudia mencari tangan Faiz kemudian mengaitkan jemarinya pada jemari Faiz. Senyumnya tak berhenti mengembang. Faiz yang merasakan pergerakan Yudia menggeram pelan kemudian semakin mendekap erat tubuh Yudia. "Kamu nggak kerja?" "Nanti." Sebelah alis Yudia terangkat mendengar jawaban Faiz. "Ada apa dengan Om si pecinta kerja? Tumben banget bilang nanti, biasanya kala

