Adrian's Turning Point

1397 Words

"Apa-apaan sih peraturan pemerintah sekarang?! Menyebalkan!! Padahal 'kan aku sudah pernah menikah dengan warga negara ini, kenapa visa ku masih saja dipermasalahkan!!" Mataku mengikuti pergerakan mama yang mondar-mandir di depanku dengan panik. Tangannya menarik asal apa saja yang bisa diraih lalu melemparkannya sembarangan ke dalam koper. Di sofa masih ada pria itu, duduk merokok di antara sampah-sampah makanan dan botol-botol kaca. Dia tampak sangat santai. Padahal sejak aku pulang, mama sudah kacau dan aku kena marah juga. Aku sudah jauh lebih tenang sejak Nanny mengantarku kembali ke rumah. Mama sudah terlanjur kacau seperti ini jadi tidak punya waktu untuk memarahiku. Hanya saja, dia terus berteriak padaku untuk berkemas-kemas. Tapi apa yang harus kukemas? "Adrian katanya kamu ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD