Mama

1955 Words

"Haaah... Apa lagi sih ini, dasar berengsek." Mama menendang surat yang kutaruh di atas meja, agar dia lebih leluasa untuk mengecat kuku kakinya. Aku memicingkan mata melihat surat tagihan SPP sekolahku itu jatuh. "Bayar. Kalau tidak, aku tidak bisa sekolah." balasku pada wanita itu. Mama hanya mengehela napas sambil memutar bola matanya jengah. "Tidak usah sekolah. Mama tidak punya uang." balasnya ketus. "Mama baru beli tas kemarin, kenapa buat sekolah Adrian mama gak mau bayar?" "Kamu nih berisik banget sih jadi anak? Dengar ya, kamu pikir kita sampai pindah ke Indonesia karena apa? Karena kamu! Kamu ngotot mau sekolah, sudah tahu mama gak punya uang! Kita kesini supaya uang sekolahmu masih terjangkau! Kalau bukan karena kamu, Mama masih kaya raya di Amerika sana!" serobotnya, tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD