Amanda membawa semangkuk mi instan yang baru selesai ia masak ke balkon kamar dengan tujuan memancing Aldin keluar dan berkomentar. Menurut pengalaman, iya itu akan mengomel jika ia dianggap terlalu sering menikmati makanan cepat saji tersebut. Sengaja meniup agar asap dari makanan itu terbang ke balkon samping. Menunggu beberapa detik, tak ada tanggapan. Pun dengan menit, berlalu percuma. Amanda memutuskan untuk mengintip sedikit hingga bisa melihat pintu balkon kamar suami ternyata tertutup. "Tumben, biasanya suka dibuka sampai malam pintunya." Amanda duduk di kursi, menatap mi instan lalu menikmatinya. Sayang jika dibiarkan. Seumur hidup, baru makanan cepat saji itu yang bisa ia masak. Hingga mangkuk itu bersih tak bersisa, Aldin tak juga menunjukkan tanda-tanda akan keluar. "Apa ak

