51. Satu Kamar Berdua

1101 Words

"Ranjang satu?" Amanda menatap tidak percaya tempat tidur di sebuah kamar hotel yang luas dan nyaman. "Kamu pikir mama bakal pesenin kita kamar dengan dua ranjang tidur? Kita kan mau bulan madu," sindir Aldin sambil meletakan koper di dekat tembok. "Tapi gak apa-apa deh. Saya tidur di sini, Bapak tidur di sofa," tunjuk Amanda. Ada sofa besar di dekat tempat tidur. Aldin tidak menjawab. Merebahkan diri di atas tempat tidur. "Bapak ngapain di sini? Kan saya udah bilang Bapak tidurnya di sofa aja." Amanda protes. Tetapi alih-alih menjawab, pria itu justru memejamkan mata. "Oke. Gak apa-apa. Gak apa-apa. Sekarang Bapak boleh rebahan di sini. Tapi kalau malam, saya yang di sini." Ia kemudian beranjak mendekati jendela. Letak kamar yang berada di gedung tinggi membuatnya bisa melihat pemanda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD