Aldin mengernyit ketika mendengar suara yang tak asing saat tiba di rumah orangtua. Dan benar dugaannya, Amanda ada di sana. Tersenyum menyambut. "Kenapa berdiri di situ?" tanya Sofia pada putranya yang sedang berdiri di pintu penghubung antara ruang tamu dan tengah. Aldin melangkah masuk. "Mama bikinin dulu minum." Sofia berlalu. "Sedang apa kamu di sini?" Aldin bertanya. "Nenek kan kemarin ulang tahun. Saya datang untuk ngucapin selamat," jawab Amanda. "Tapi bagus kamu di sini. Saya bisa sekalian kasih tau yang lain." "Tentang apa?" "Perpisahan." "Pi-pisah? Maksud Bapak apa?" "Saya yakin kamu cukup pintar untuk mengerti maksud saya." Setelah itu Aldin berlalu meninggalkan istri yang melongo. Amanda sendiri bingung. Harusnya ia senang. Tetapi ini tidak. Lagipula ibunya tidak a

