Amanda panik sendiri saat membalas pesan teman dan tak ada satu pun yang membalas. Bahkan belum dibaca. "Aduuuh gimana ini? Kalau mereka beneran ke rumah gimana?" Amanda sibuk dengan ponselnya hingga tidak menyadari bahwa suami sudah pulang. Aldin gegas menuju kamar sang istri. Lalu membuka pintu. Tidak bisa. "Udah tau lagi sakit tapi malah ngunci pintu." Pergi ke kamarnya, ia akan memeriksa melalui balkon kamar mereka. Harus memastikan keadaan wanita itu. Jika sampai ada apa-apa, ia yang akan disalahkan nanti. Pria berusia dua puluh delapan tahun itu melangkah cepet menuju balkon rumah, melompati tembok pembatas. "Dikunci juga?" kesalnya kemudian saat tak berhasil membuka pintu. Tangan sudah melayang di udara hendak mengetuk pintu, tetapi urung. Khawatir Amanda sedang istirahat dan ju

