Matahari baru saja terbit, sinarnya menerpa rumah sederhana di daerah pinggiran ibukota. Sebuah rumah kecil sederhana bercat putih agak sedikit kusam namun tampak asri, seorang pria muda gagah berusia 26 tahun, bernama Wildan Perdana tinggal disana bersama keluarga bahagianya. Wildan adalah seorang intelijen polisi berpangkat Brigadir satu, meskipun pangkatnya masih tergolong biasa dan gajinya tak seberapa, namun di dalam rumah nan sederhana penuh dengan kehangatan, jauh lebih bernilai dibanding gedung megah atau harta berlimpah. Wildan terlihat gagah dengan mengenakan seragam dinasnya di depan cermin, wajahnya tegas dengan sorot mata jernih. Dari ruang tamu yang sederhana suara tawa kecil bayi terdengar merdu di telinga menambah suasana syahdu di pagi yang ceria. Nama sang bayi adalah An

