BAB 26

1434 Words

Sejak kejadian di rumah Rendi dua bulan lalu Rey selalu menyuruh Jingga untuk mengkonsumsi obat penunda kehamilan. Alasannya jelas pria itu belum siap punya anak. Belum siap dari mana Jingga juga tidak paham. Pria itu sudah berusia hampir tiga puluh satu tahun. Secara finansial juga tidak kekurangan. Lantas apanya yang belum siap? Seperti saat ini sebelum melakukan kegiatan panasnya dengan sang istri lagi-lagi Rey mengingatkannya untuk minum obat. “Emang kamu nggak pingin punya momongan?” Jingga bertanya setelah percintaan mereka. Rey menggeleng. Entahlah menurutnya anak kecil itu sangat merepotkan. “Untuk saat ini aku belum siap, Sayang!” tegasnya sambil memeluk tubuh sang istri. “Apanya yang belum siap? Dari usia kamu udah lebih dari siap pun dengan finansial. Apalagi yang bikin kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD